Showing posts with label personal. Show all posts
Showing posts with label personal. Show all posts

Lebaran di perantauan hambar rasanya

Lebaran tinggal menghitung jari.Hambar sekali rasanya merayakan lebaran di perantauan. Tak ada yang istimewa, Huft.. mati rasa.  Lebaran sudah tak terasa seperti lebaran lagi. Sebenarnya bisa saja aku pulang ke kota asalku, tapi cuman waktuku habis di perjalanan, sedangkan untuk satu kali perjalanan pulang, aku harus menempuh waktu semalaman. Naik kereta api, kelas ekonomi pula, pasti akan penuh sekali keretanya, apalagi harga tiket naik dan menjelang lebaran.
Emang seperti inilah nasib anak kos, cuma sendiri menikmati hari-hari libur seperti ini. Beruntung aku masih punya teman yang bisa aku
untuk cintaku

untuk cintaku


Dear My Love,
Semoga dimanapun kamu berada, kamu selalu dalam Lindungan dan Berkah NYA serta selalu diberi kesehatan, amiin….
Ini aku kirim Puisi Cinta untuk mu.
PUISI tercipta dari romantika kehidupan dan jadi kilas balik untuk kehidupan, bacalah untuk direnungkan………
Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang.
Sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata, semoga kamu juga memimpikan orang seperti itu.
Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.

Bila aku jatuh cinta

Bila aku jatuh CINTA
Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu…
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amin !

ketika bosan melanda

Cyber Klaten

Gak terasa, projek malam ini sudah hampir berakhir, dan besok pagi saya sudah harus kembali berkutat dengan seabreg pekerjaan yang menjemukan itu ! wuah !
gak tau deh, kenapa, akhir akhir ini saya merasa sangat lelah, capek, jenuh. bosan dengan segala rutinitas yang ada.
Dari Cintamu Untuk Cintaku

Dari Cintamu Untuk Cintaku


“Dari Cintamu Untuk Cintaku”
saat kita yakin…………..
semuanya kan kembali cerah
semua yang gelap pasti berlalu
dalam putaran waktu
saat kau ragu……………
kesedihan kan segera berlalu
Kebahagiaan……………
terasa laksana senja
kan cerahi hati yang luka
dalam airmata ku berDo’a
moga yakin Cinta Kita Abadi untuk Selamanya.

Setitik Terang kehidupan yang gelap

Cyber KLATEN

Berikan sebuah kekuatan untuk hati kami yang sedang diuji.
Berikan setitik cahaya terang untuk mengisi kegelapan pada hati kami yang mencinta.
Berikan hati kami sebuah ketenangan untuk menghadapi dinamika kehidupan.
Berikan hati kami sebuah ketetapan sebagai pedoman untuk menggapai cinta.
I LOVE YOU

I LOVE YOU





Demi rajaku/
aku sangat suka padamu//
demi seluruh rasa malu/
aku tidak bisa melupakanmu//
kalau aku harus menunggumu/
kerut di seluruh tubuh ini jadi tanda/
untukkmu rusukku//
Ya ALLAH

Ya ALLAH

Kami menundukkan kepala. Bertasbih dan bertakbir, juga tak henti beristighfar.
Kami tak akan berhenti berdoa kepada Allah,
semoga Daulah Al Quran dapat tegak kembali di Bumi Afghan.
Kami berdoa kepada Mu, Wahai Yang Maha Kuat! sesungguhnya kami lemah

Kami berdoa kepada Mu, Wahai Yang Maha Kaya! sesungguhnya kami miskin papa
Kami berdoa kepada Mu, Wahai Sang Penunjuk Jalan! sesungguhnya kami ini bodoh tersesat
Kami berdoa kepada Mu, Wahai Pemilik Kekuasaan! sesungguhnya kami orang tertindas di bumi
Agar Engkau melimpahkan kemenangan bagi Ahlul Haq dan Ahlu Tauhid
Agar Engkau persatukan shaf Mujahidin dan mengokohkan barisan mereka

Syair nya Orang-Orang Kuat

Syair nya Orang-Orang Kuat

Bangun dan tinggalkanlah tidur panjang …
Sungguh Islam telah kembali …
Di jalan Alloh kita telah berjalan dan mengumandangkan jihad …
Kelompok orang mukmin telah bangkit …
Dengan para pemuda yang jujur …
Dalam malam-malam nestapa mereka berjalan …
Di belakang Al Qur’an yang nyata …

Mereka tidak peduli dengan berbagai kesusahan di antara taring-taring zaman …
Bangun dan tinggalkanlah tidur panjang …
Sungguh Islam telah kembali …
Di jalan Alloh kita telah berjalan dan mengumumkan jihad …
Sampaikanlah kabar gembira kepada manusia …
Dengan subuh yang terbit dengan terang …
Wahai malam-malam para pendholim …
Wahai kehinaan orang-orang yang bermain …
Wahai kesia-siaan selama bertahun-tahun …
Telah datang janji yang nyata …
Kami telah datang kepada kalian dengan membawa senapan dan qur’an yang nyata

AKU




Apa gerangan yang dilakukan musuh pada diriku
Aku, sungguh surgaku ada di hatiku
Dan taman-taman yang indah ada di dadaku
Ia selalu terus ada tetap bersamaku
Dan selalu ikut kemana saja kepergianku
Tak seorangpun bisa merampasnya dariku
Aku, andai mereka sampai membunuhku
Maka itulah waktu khalwat bersama Tuhanku
Dan jika mereka berani membunuhku

Sungguh, itulah bentuk kesyahidan bagiku
Dan merekapun akan segera menyusul kepergianku

Dan jikalau mereka dari negeri ini mengugusurku
Maka ku anggap itulah bentuk wisataku
Aku adalah aku yang mengerti benar jalan hidupku
Aku takkan pernah peduli dengan orang yang mencelaku
Aku mati

Aku mati


Aku mati sebagai mineral
dan menjelma sebagai tumbuhan,
aku mati sebagai tumbuhan
dan lahir kembali sebagai binatang.
Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
Kenapa aku harus takut?
Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dari diriku.
Sekali lagi,
aku masih harus mati sebagai manusia,


dan lahir di alam para malaikat.
Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat,
aku masih harus mati lagi;
Karena, kecuali Tuhan,
tidak ada sesuatu yang kekal abadi.

Setelah kelahiranku sebagai malaikat,
aku masih akan menjelma lagi
dalam bentuk yang tak kupahami.
Ah, biarkan diriku lenyap,
memasuki kekosongan, kasunyataan
Karena hanya dalam kasunyataan itu
terdengar nyanyian mulia;
“Kepada Nya, kita semua akan kembali”
Sesungguhnya, engkau adalah tanah liat. Dari bentukan mineral, kau menjadi sayur-sayuran. Dari sayuran, kau menjadi binatang, dan dari binatang ke manusia. Selama periode ini, manusia tidak tahu ke mana ia telah pergi, tetapi ia telah ditentukan menempuh perjalanan panjang. Dan engkau harus pergi melintasi ratusan dunia yang berbeda.
Jalan sudah ditandai.
Jika menyimpang darinya, kau akan binasa.
Jika mencoba mengganggu tanda-tanda jalan tersebut,
kau melakukan perbuatan setan.
Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus—
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam
Menjadi nyata.
Kebenaran telah dinyatakan:
“Aku tidak tersembunyi, tinggi atau rendah
Tidak di bumi, langit atau singgasana.
Ini kepastian, wahai kekasih:
Aku tersembunyi di kaibu orang yang beriman.
Jika kau mencari aku, carilah di kalbu-kalbu ini.”
Dalam Hayal Aku Memujamu

Dalam Hayal Aku Memujamu

Waktu itu aku melihatmu dalam diamku
Terlihat rona keanggunan yang selalu kubayangkan
Berbalut pesona yang sangat membius
Berselang waktu mungkin takan bisa kutatap matamu
Menyiksa kenangan bertemu dalam lamunan
Bayang wajah itu selalu mengacau rasa tak peduli
Dalam hati aku tertawa
Lamunanku kalah oleh dugaan
Rasa Salah Yang Dalam Menenggelamkanku

Rasa Salah Yang Dalam Menenggelamkanku

Bayang itu masih jelas
Saat Kemarin Kamu masih tanyakan kabarku
Aku sangat heran dengan keangkuhanku
Hingga belum tersadar juga bahwa aku butuh
Sebuah semangat yang selalu keluar dari bibirmu
Maaf aku dalam jerat paksa yang menghasut
Keadaan tak pernah akurkan kita
Setiap kali aku buatmu kesal
Seringkali juga air matamu menetes
Dan tak jarang aku melihatmu murung
Aku harus gimana ?
Hati ini mencintaimu
Badan ini membutuhkan bimbinganmu
Aku gak tau lagi harus gimana menebusnya
Membayar semua apa yang sudah kulakukan
Maafkan

Kategori

Kategori