Dalam Hayal Aku Memujamu

Waktu itu aku melihatmu dalam diamku
Terlihat rona keanggunan yang selalu kubayangkan
Berbalut pesona yang sangat membius
Berselang waktu mungkin takan bisa kutatap matamu
Menyiksa kenangan bertemu dalam lamunan
Bayang wajah itu selalu mengacau rasa tak peduli
Dalam hati aku tertawa
Lamunanku kalah oleh dugaan

Karna aku yakin pasti bertemu

Saat datang memang tak berpaling
Kesempatan memuaskan mataku dengan keindahan
Sebuah mata air manis yang kurasa
Semua rasa tercampur oleh adukan kecantikan
Aku belum percaya saat itu adalah nyata
Tapi biarlah kenagan yang bercerita
Kamu ada juga bukan untuku
Tapi kumohon jangan larang aku suka sama kamu
Wanita indah yang hadir dalam dilema hari hariku

0 comments:

Post a Comment