Cikal Bakal Listrik

Sejak kapan listrik ada?
Listrik sudah ada sejak jagat rava ini ada. Bahkan saat kehidupan belum ada di planet bumi kita, lebih dari 4.000 juta tahun lalu, ledakan petir sudah menghantarkan listrik menerangi langit. Dalam dua abad terakhir, para ilmuwan sedikit demi sedikit mulai rnengungkap misteri listrik. Kemajuan dalam pengungkapan ini berhubungan erat dengan kemajuan ilmu pengetahuan lain. Para penemu telah mengubah energi listrik yang sebelumnya tak terkontrol menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kita. 
 Pada masa awal eksperimen tentang listrik, para ilmuwan tidak memiliki baterei untuk menyimpan listrik. Sebagai pengganti listrik itu, mereka membuat sendiri dengan menggosokkan dua benda tertentu. Sekitar tahun 1600, William Gilbert mengemukakan gagasannya tentang dua jenis listrik yang diperoleh dari penggosokkan itu. Benda yang bermuatan listrik sejenis akan saling menolak, sementara benda yang bermuatan listrik berbeda akan saling menarik. Benyamin  Franklin juga percaya bahwa ada dua jenis muatan listnik. Muatan itu dapat melompat ke benda lain dan menimbulkan bunga api. 
 Selama bertahun-tahun mesin Wimhurst digunakan untuk membuat muatan listrik. Mesin mi bekerja dengan rnenggunakan induksi. Dengan memutar pegangan engkol, bagian logam pada cakram berputar dengan arah berlainan, serta sisir logam yang menunjuk ke arah cakram tapi tidak menyentuhnya. Proses ini menggandakan muatan listrik yang menvimpang berulang-ulang. Muatan yang dihasilkan kemudian disimpan dalam guci Lcyden. Mesin ini dulunya digunakan untuk membuat listrik statis, sebuah istilah yang digunakan hingga setidaknya tahun 1960-an. 
 Pada tahun 1720, Stephen Grey (l666-1736) mengemukakan bahwa setiap benda yang bersentuhan dengan benda yang bcrmuatan listrik akan dengan sendirinya bermuatan listrik. Pemindahan muatan ini yang kemudian dikenal dengan nama hantaran listrik. 
 Generator elektrostatik yang pertama kali dikembangkan oleh Francis Hauksbee (1666-1713) pada tahun 1710, mampu menghasilkan muatan listrik yang semakin besar. Charles de Coulomb (1736-1806) adalah ilmuwan pertama yang mengukur bagaimana muatan listrik bereaksi.
Alessandro Volta pada tahun 1800 membuat sketsa tumpukan volta berbentuk U, yang merupakan baterei berukuran praktis pertama. Satuan potensial listrik yang merupakan kekuatan atau ‘tegangan listrik’ dari muatan yang mengalir dinamakan volt. Sirkuit rumah modern mempunyai 110 atau 220 volt dan jaringan tegangan tinggi yang mempunvai 500.000 volt atau lebih.
Sepanjang pertengahan abad 19, para ilmuwan mencoba meningkatkan penggunaan muatan listrik ito, antara lain dengan mengembangkan mesin uap, yang ditemukan oleh James Watt (1736-1819), yang memicu revolusi industri, di mana satuan daya listrik menggunakan namanya, watt. Penemuan demi penemuan terus berlangsung. Salah satu yang terpenting adalah telegraf olch Thomas Alva  Edison, yang kemudian juga menemukan lampu pijar.  
Saat ini, sekitar empat abad sejak pemikiran mengenai listrik dimulai pemanfaatan energi listrik telah menyentuh pada hampir semua sisi kehidupan manusia. Alat-alat elektronik, telekomunikasi, transportasi, yang semua digerakkan oleh listrik, menjadi tak terbayangkan jika seandainya listrik elektrostatis dan elektromagnetis tak pernah ditemukan. Kita tentu banyak berhutang pada ilmuwan-ilmuwan itu. Tapi kadang-kadang  kita tak menyadari kehadiran listrik, kecuali pada saat giliran padam atau bayar tagihan.
Pernah membayangkan kita hidup tanpa listrik sebulan?

0 comments:

Post a Comment