Mengenal Listrik

Mari mengenal LISTRIK

Seperti apakah Listrik itu ?
     Mungkin anda sering merasa takut bila mendekati atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan listrik dan membanyangkan bila listrik itu seperti monster yang dapat membunuh manusia dengan kejam. Sering orang mengatakan kalau kita tersengat listrik maka kita akan lengket dan sulit melepaskan diri. Benarkah semuanya itu?
     Kita tidak perlu takut melakukan sesuatu yang berhubungan dengan listrik, tetapi kita harus tahu karakter dan seluk-beluk tentang listrik, sehingga kita dapat terhindar dari segala sesuatu yang tidak kita kehendaki bila berhubungan dengan yang namanya listrik. Untuk itu marilah kita mengenali apa listrik itu sesungguhnya.
     Mungkin anda tahu yang disebut dengan atom? Atom yaitu bagian terkecil dari suatu zat yang tidak dapat dipisahkan lagi secara kimia. Dimana sifat-sifat atom tidak sama dengan benda aslinya.
Misalnya : 
     Air adalah zat cair yang sifatnya anda bisa menyebutnya, misalnya rasanya tawar, warnanya bening, dibutuhkan untuk minum, dapat mematikan api, dan lainsebagainya . Bila air di pecah secara fisika menjadi bagian yang paling kecil, maka bagian terkecil ini dinamakan molekul air dengan rumus kimia H2O. Dimana sifat molekul tetap sama dengan benda aslinya.
      Bila molekul air( H2O ) ini kita pecah secara kimia misalnya dengan cara elektrolisa, maka molekul air ini akan menjadi dua buah molekul yaitu hidrogen dan oksigen yang terdiri dari 2 buah atom H dan 1 atom O. Dan anda juga tahu kalau hidrogen dan oksigen sifatnya tidak sama dengan air. Dimana H dan O berbentuk gas, Hidrogen mudah terbakar dan Oksigen membantu pembakaran.
      Atom tersusun dari inti atom yang terdiri dari proton (bermuatan positip) dan netron (netral), dimana inti atom ini dikelilingi oleh elektron (bermuatan negatip) yang selalu bergerak pada orbitnya dengan kecepatan tetap. Seperti halnya bumi dan planet lainnya selalu mengelilingi matahari dengan kecepatan tetap dan selalu bergerak pada orbitnya(jalannya).
      Mengapa elektron bergerak mengelilingi inti atom selalu pada orbitnya? Mengapa bumi mengelilingi matahari selalu pada orbitnya? Untuk memahaminya kita dapat mempelajari Hukum Newton II. Karena elektron bergerak melingkar sehingga terjadi gaya sentrifugal, dan antara elektron terhadap intinya terjadi gaya tarik-menarik. Kedua gaya ini yaitu gaya sentrifugal dan gaya tarik-menarik besarnya sama, sehingga resultante gayanya 0 sehingga elektron selalu bergerak pada orbitnya.
      Elektron yang letaknya paling luar dinamakan elektron bebas yang memiliki gaya tarik paling kecil dan mudah lepas sehingga sifatnya tidak stabil. 
     Kapan dan mengapa elektron ini lepas? Mengapa pacar anda lepas dari anda? Elektron ataupun pacar anda akan lepas bila ada gaya tarik yang lebih besar disekitarnya. Bila atom sebelahnya memiliki gaya tarik yang lebih besar, maka elektron bebas akan berpindah pada atom tersebut.
     Bila ada sebatang logam yang salah satu ujungnya, atomnya memiliki gaya tarik yang besar(kekurangan elektron) maka elektron atom yang disebelahnya akan tertarik dan berpindah pada atom yang diujung logam. Karena atom sebelah elektronnya berpindah(berkurang) sehingga memiliki gaya tarik yang lebih besar dan akan menarik elektron sebelahnya lagi. Demikianlah seterusnya sehingga elektron ini seperti mengalir dari ujung logam yang satu ke ujung yang lainnya. Aliran elektron inilah yang disebut dengan aliran listrik.
Jadi listrik mengalir dari benda yang kelebihan elektron ke benda yang kekurangan elektron. Pada batere atau accumulator bagian yang kelebihan elektron disebut kutub negatip dan yang kekurangan elektron disebut kutub positip. Dapat disimpulkan bahwa listrik mengalir dari kutub negatip ke kutub positip, tetapi di dunia teknik secara kesepakatan untuk memudahkan analisa teknik disepakati bahwa listrik mengalir dari kutub positip ke kutub negatip.
Tegangan dan arus listrik.
     Tegangan/voltage/beda potensial yaitu besarnya perbedaan muatan listrik antara kutub yang satu dengan yang lainnya. Akibat adanya tegangan maka akan timbul tekanan listrik yang menyebabkan terjadinya aliran listrik. Maka bila tidak terjadi tegangan , maka tidak akan terjadi aliran listrik.
     Mungkin sulit untuk membanyangkan tegangan listrik itu, Untuk memudahkan pemahaman, kita lihat bejana berhubungan yang diisi dengan air. Bila dua tabung pada bejana berhubungan berisi air dengan tinggi permukaan yang sama, maka dipastikan tidak akan terjadi aliran air, tetapi bila terjadi perbedaan tinggi permukaan kedua tabung , maka akan terjadi aliran air. Semakin besar perbedaan ketinggiannya, maka semakin besar aliran air tersebut.
     Jadi perbedaan ketinggian air relevan dengan beda potensial atau tegangan dan aliran air relevan dengan arus listrik.

Hambatan.

     Hambatan atau tahanan yaitu sesuatu yang menghambat terjadinya aliran. Bila kita melihat selokan atau saluran air yang ada aliran airnya, coba kita masukkan sampah  kedalamnya, maka aliran air tersebut akan menjadi lambat atau kecil. Demikian pula dengan hambatan listrik, bila aliran listrik melewati hambatan atau tahanan, maka arus listrik akan menjadi kecil.

0 comments:

Post a Comment